KADES KARANGTURI : PEMKAB LAMBAN TANGANI PASCABENCANA

Trenggalek, 23/9 - Kepala Desa Karangturi Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Puryono mengeluhkan lambannya pemerintah kabupaten setempat dalam menangani kerusakan infrastruktur pascabanjir.

"Padahal kami sudah mengajukan bantuan perbaikan ke pemerintah kabupaten, baik itu melalui dinas pekerjaan umum binamarga, BPBD (badan penanggulangan bencana daerah), bahkan melalui bupati langsung," katanya, Senin.

Namun hingga kini kerusakan sejumlah infrastruktur di desanya, berupa jalan dan jembatan belum mendapatkan penanganan sama sekali. Akibatnya aktifitas ekonomi warganya menjadi terganggu.

"Yang rusak itu cukup banyak, ada dua jembatan, kemudian beberapa titik plengsengan juga ambrol, termasuk jalan-jalan kampung juga banyak yang rusak berat," ujarnya.

Menurutnya,  pemerintah desa tidak mungkin untuk menangani seluruh kerusakan yang ada, karena tidak memiliki anggaran yang memadai. Bahkan kata dia, warga Desa Karangturi sudah terlalu sering mengadakan patungan untuk memperbaiki jalan.

"Kami ingin, kerusakan ini ditangani langsung oleh pemerintah kabupaten, kalau diswakelola, kami ini sudah terlalu sering urunan, biarlah siapapun yang mengerjakan yang penting di perbaiki," imbuhnya.

Mantan aktifis ini menjelaskan, selain infratruktur jalan dan jembatan, sejumlah rumah warga yang roboh dan rusak parah akibat tertimpa tanah longsor juga tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten.

"Teman-teman media bulan Juli yang lalu sudah melihat langsung seperti apa kondisinya, kami tidak berharap banyak, hanya saja kalau bisa warga kami yang rumahnya ambruk itu dibantu agar lebih bebannya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Pengairan Kabupaten Trenggalek, Yanu Riyanto mengaku, pemerintah telah memberikan bantuan penanganan pascabencana di seluruh wilayah Trenggalek.

"Ada tujuh paket pascabencana yang kami gelontorkan, termasuk untuk Desa Karangturi, hanya saat ini masih proses," katanya melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan, dinasnya tidak akan tinggal diam terkait kondisi kerusakan pascabencana yang ada di seluruh Trenggalek,  pihaknya meminta agar masyarakat bersabar, karena membutuhkan proses.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

Terima Kasih telah mampir di www.trenggalekkita.com, silakan untuk menuliskan komentar pada kolom di bawah ini. Penulisan komentar tidak boleh mengandung kata-kata kotor, SARA serta berbau pornografi. Kami juga tidak mengzinkan pencantuman link. EmoticonEmoticon